Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL PEMBACA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL PEMBACA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2013

H-9 Selamat HUT Pertama Untuk media1visi Milik Kita Bersama












Selamat  ya....  B’wat
“media1visi”
1st Anyversary....
Semoga tetap bisa tayang terus dengan berita2 yang menarik
Sebagai jendela informasi bagi kami yang ada
di Restu Group dan Santosa Group
Kalo boleh usul niehh...
Disediakan kolom atawa ruang
untuk kirim pesan atau komentar....
Ataw semacam ruang untuk interaksi berbagai informasi 
bagi segenap warga di Restu Group dan Santosa Group
Happy Anyversary  n’ goodluck


By: Bp. Ismail
Marketing BPR Restu Artha Makmur






Selasa, 30 Oktober 2012

RENUNGAN DARI PEMBACA





Berani Mencoba
Alkisah seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.
“Hai jam….Apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selama setahun?”
“ Ha…?” kata jam terperanjat
“Mana sanggup saya.”
 “Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?”
“ Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum jam yang ramping seperti ini?” jawab jam penuh keraguan
“Bagaimana kalau 3.600 kali dalam sehari?”
“Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali? Banyak seklai itu? Tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.
Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si Jam
“Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?”
“Naaahhh…kalau begitu aku sanggup.” Kata jam dengan penuh antusias.
Maka setelah dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.

Renungan
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita menjalankannya, kita mampu. Bahkan yang semula kita anggap immposible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata “Tidak” sebelum anda pernah mencobanya.

Kata Bijak
ada yang mengukur hidup mereka dari tahun ke tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah, dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain.

“ JANGAN PERNAH BERKATA TIDAK JIKA KITA BELUM MENCOBANYA”
===== Kaya Gambar, Kaya Makna, Kaya Berita =====
Penulis Adhie Nugie- Jakarta (Pembaca)
Editor team media1visi

Sabtu, 29 September 2012

PILIHANKU......


Sebuah Pilihan yang Sulit….
Dan Aku Bangga Telah Melewatinya……

Menikah dan memiliki keluarga bahagia memang merupakan dambaan setiap perempuan. Akan tetapi pada prakteknya, peran seorang perempuan menjadi begitu kompleks ketika memasuki jenjang perkawinan. Seorang perempuan dituntut menjadi seorang istri dan ibu yang bertanggungjawab atas anak dan keutuhan rumah tangga tapi di sisi lain, perempuan juga memiliki keinginan untuk membantu suami dari sisi ekonomi, dan juga ingin mengamalkan ilmu yang didapat semasa sekolah atau kuliah. Ya betul, sebagai perempuan saya merasa sering mendapati diri saya  pada posisi harus memilih antara keluarga atau karir.
Hidup adalah pilihan ... ,apakah harus memilih untuk menjadi wanita rumahan atau memilih menjadi Wanita yang bekerja di kantoran .


Dalam hal ini, saya tidak membicarakan tentang Wanita Karier, karena dalam pengertian saya akan jauh berbeda antara pengertian Wanita yang bekerja di kantoran dan Wanita Karier
Wanita yang bekerja dikantoran biasanya didasari pada keinginan untuk membantu perekonomian keluarga sedangkan pengertian Wanita Karier, menurut saya lebih condong pada keinginan untuk mencapai target-target tertentu dan tempat untuk mengaktualisasi diri bahkan ada yang karena ingin dianggap sederajat dengan pria, sesuai dengan kesetaraan gender yang banyak didengungkan dalam isu feminisme di seluruh dunia saat ini .
Sebagai Manusia, tentu keinginan untuk mendapat pengakuan diri pastilah ada, dan juga ingin merasakan bahwa apa yang sudah saya pelajari di bangku sekolah dan kuliah tidaklah sia-sia, serta membuktikan bahwa saya  juga bisa berprestasi .

Tapi sebagai seorang Ibu, tentu berbeda lagi tantangan yang dihadapi. Banyak hal yang menjadi pertimbangan, akankah tetap bekerja atau hanya tinggal di rumah mengurus anak-anak .
Jujur,  hal itu adalah sebuah pilihan yang berat.
Pengalaman bekerja sejak lulus dari bangku SMU, membuka banyak cakrawala dan kesempatan untukku ..... Dahulu, saya memulai bekerja sebagai orang lapangan (Sales promotion Girl) yang jam kerjanya tidak menentu,  ...kadang kerja kadang nggak....kadang berangkat dari pagi pulang malam hari..... sampai pernah menjalani kerja sambil kuliah dan harus pergi ke luar kota ambil barang jualan...... padahal juga harus menyelesaikan skripsi, tuntutan pada diri sendiri sebagai keinginan untuk membahagiakan Orang tua, bahwa walaupun sibuk bekerja tetap bisa menyelesaikan kuliah .... sampai pada suatu keadaan karena kelelahan dan tidak ingat waktu karena sibuk bekerja, saya terpaksa harus menginap di rumah sakit …..


Bukanlah kehidupan yang mudah memang ... sampai akhirnya aku  memilih bekerja full dikantor dengan waktu kerja yang jelas dan meninggalkan pekerjaan lamaku….. setelah menjadi Istri dan sekaligus menjadi seorang Ibu, semakin banyak dilema yang harus dihadapi....
Dengan hadirnya seorang anak dengan kesadaran pribadi, saya harus memilih terus bekerja karena yang menjadi pertimbangan utama adalah Bocils aka Bocah Kecil kami ..
Akhirnya sampailah pada sebuah keputusan bulat ... tidak ada yang lebih penting dari pada masa depan buah hati kami  tercinta ini ...,sudah pasti hal itu berat... tapi karena diambil dengan hati & kepala yang dingin dan  dukungan 100% dari Suami dan Ibu tercinta ... mantaplah saya  pada sebuah keputusan tersebut.


Tak terasa kini saya telah 7 tahun bekerja di Santosa Group, dimana di tempat ini saya telah merasa seperti keluarga sendiri. Perusahaan juga membantu saya untuk mengembangkan potensi yang saya miliki,  sehingga menjadi seperti sekarang ini.
--oo0oo--

Kita tidak dapat menghindari pilihan dalam hidup, tapi kita bisa menghindari pilihan yang salah dengan keyakinan,kerja keras,doa dan dukungan orang-orang yang kita cintai

===== Kaya Gambar, Kaya Makna, Kaya Berita =====

Penulis : Tri Setyani, SE -TRS (KPS)
Editor:
-         Ariana Nur Ika Yustinasari - NIY (KPS)
-         Franes Pradusuara - FRN (KPS)